- by admin
- 0
- Posted on
Menjelajahi Keindahan Lingkungan Sekitar: Soal dan Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 4 Subtema 3
Lingkungan sekitar kita adalah anugerah yang tak ternilai. Dari hamparan sawah yang hijau, gemericik air sungai yang jernih, hingga kerimbunan pepohonan yang rindang, semua itu membentuk ekosistem yang mendukung kehidupan. Memahami pentingnya menjaga dan mencintai lingkungan adalah salah satu pelajaran berharga yang harus ditanamkan sejak dini, terutama bagi para siswa Sekolah Dasar.
Pada Kelas 4, Tema 4 dengan judul "Indahnya Kebersamaan" memiliki Subtema 3 yang bertajuk "Aku Cinta Lingkungan". Subtema ini mengajak anak-anak untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan di sekitar mereka, memahami dampaknya, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab untuk menjaga kelestariannya. Artikel ini akan menyajikan serangkaian soal latihan yang mencakup berbagai aspek pembelajaran dalam Subtema 3, beserta kunci jawabannya yang rinci. Tujuannya adalah agar para siswa dapat menguji pemahaman mereka, serta guru dan orang tua dapat memfasilitasi proses belajar yang lebih efektif.
Memahami Konsep Lingkungan dan Dampaknya
Subtema "Aku Cinta Lingkungan" biasanya diawali dengan pengenalan konsep lingkungan itu sendiri, baik lingkungan alam maupun lingkungan buatan. Anak-anak diajak untuk mengamati, mendeskripsikan, dan memahami hubungan antara manusia dengan lingkungannya. Materi ini seringkali dikaitkan dengan mata pelajaran seperti Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).
Soal 1 (Bahasa Indonesia/IPA):

Bacalah teks bacaan berikut dengan saksama, kemudian jawablah pertanyaan di bawahnya.
Lingkungan Sekolahku yang Asri
Setiap pagi, sebelum bel masuk berbunyi, Adi selalu menyempatkan diri untuk mengamati lingkungan sekolahnya. Sekolah Adi memiliki taman yang indah di depan kelas. Di taman itu tumbuh berbagai macam bunga warna-warni, seperti mawar merah, bunga sepatu kuning, dan melati putih. Ada pula pohon mangga yang rindang, tempat anak-anak suka bermain saat istirahat. Di sudut taman, terdapat kolam ikan kecil yang airnya jernih. Suara gemericik air dari air mancur kecil di kolam itu selalu menenangkan hati.
Selain taman, halaman sekolah Adi juga bersih. Sampah-sampah selalu dibuang ke tempat sampah yang sudah disediakan. Ada dua tempat sampah di halaman sekolah, yaitu tempat sampah untuk sampah organik dan tempat sampah untuk sampah anorganik. Bu Ani, guru kelas Adi, selalu mengingatkan siswa untuk membuang sampah pada tempatnya. Lingkungan sekolah yang bersih dan asri membuat Adi dan teman-temannya merasa nyaman dan senang belajar.
Pertanyaan:
a. Deskripsikanlah keindahan lingkungan sekolah Adi berdasarkan teks di atas!
b. Mengapa lingkungan sekolah yang bersih dan asri penting bagi siswa?
c. Sebutkan dua jenis tempat sampah yang ada di sekolah Adi dan jelaskan fungsinya masing-masing!
d. Berikan satu contoh tindakan yang dilakukan warga sekolah untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah!
e. Apa yang akan terjadi jika sampah di sekolah Adi tidak dibuang pada tempatnya?
Kunci Jawaban 1:
a. Lingkungan sekolah Adi indah karena memiliki taman yang ditumbuhi berbagai bunga warna-warni (mawar merah, bunga sepatu kuning, melati putih), pohon mangga yang rindang, dan kolam ikan kecil dengan air jernih serta suara gemericik air dari air mancur. Halaman sekolah juga bersih.
b. Lingkungan sekolah yang bersih dan asri penting karena membuat siswa merasa nyaman dan senang belajar.
c. Dua jenis tempat sampah yang ada di sekolah Adi adalah:
- Tempat sampah organik: Untuk membuang sampah yang berasal dari makhluk hidup (misalnya sisa makanan, daun kering).
- Tempat sampah anorganik: Untuk membuang sampah yang tidak dapat terurai secara alami oleh alam (misalnya plastik, kertas, botol minuman).
d. Contoh tindakan yang dilakukan warga sekolah untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah adalah membuang sampah pada tempat sampah yang sudah disediakan, serta guru mengingatkan siswa untuk membuang sampah pada tempatnya.
e. Jika sampah di sekolah Adi tidak dibuang pada tempatnya, maka lingkungan sekolah akan menjadi kotor, tidak sehat, bau, dan dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.
Mengenal Jenis Sampah dan Pengelolaannya
Salah satu fokus penting dalam Subtema 3 adalah pengenalan jenis-jenis sampah dan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Siswa diajak untuk memahami perbedaan antara sampah organik dan anorganik, serta cara memanfaatkannya kembali (daur ulang atau kompos).
Soal 2 (IPA):
Perhatikan daftar benda-benda berikut. Kelompokkan benda-benda tersebut ke dalam kategori sampah organik dan sampah anorganik!
- Daun kering
- Botol plastik bekas
- Kulit pisang
- Koran bekas
- Sisa makanan
- Kaleng minuman
- Ranting pohon
- Kertas karton bekas
- Sisa sayuran
- Bungkus permen plastik
Kunci Jawaban 2:
Sampah Organik:
- Daun kering
- Kulit pisang
- Sisa makanan
- Ranting pohon
- Sisa sayuran
Sampah Anorganik:
- Botol plastik bekas
- Koran bekas
- Kaleng minuman
- Kertas karton bekas
- Bungkus permen plastik
Soal 3 (IPA):
Jelaskan manfaat mengelola sampah organik dan sampah anorganik! Berikan masing-masing satu contoh pemanfaatan kembali!
Kunci Jawaban 3:
-
Manfaat mengelola sampah organik: Sampah organik dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat untuk menyuburkan tanah. Contoh pemanfaatan kembali: Membuat pupuk kompos dari sisa sayuran dan daun kering untuk tanaman.
-
Manfaat mengelola sampah anorganik: Sampah anorganik yang dapat didaur ulang dapat diubah menjadi barang baru yang bermanfaat, mengurangi penumpukan sampah, dan menghemat sumber daya alam. Contoh pemanfaatan kembali: Botol plastik bekas dapat diubah menjadi pot bunga atau kerajinan tangan lainnya. Koran bekas dapat didaur ulang menjadi kertas baru atau digunakan sebagai bahan kerajinan.
Menjaga Lingkungan Alam: Pentingnya Pohon dan Air
Subtema ini juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam, khususnya sumber daya alam seperti pohon dan air. Anak-anak diajak memahami peran vital pohon bagi lingkungan dan cara menghemat penggunaan air.
Soal 4 (IPA/PKn):
Perhatikan gambar berikut. (Asumsikan ada gambar beberapa anak sedang menanam pohon).
a. Apa yang sedang dilakukan anak-anak pada gambar tersebut?
b. Mengapa menanam pohon penting bagi kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi? Sebutkan setidaknya tiga alasan!
c. Apa saja yang bisa kita lakukan untuk menjaga kelestarian pohon di sekitar kita?
Kunci Jawaban 4:
a. Anak-anak pada gambar tersebut sedang melakukan kegiatan menanam pohon.
b. Menanam pohon penting bagi kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi karena:
- Pohon menghasilkan oksigen yang kita hirup untuk bernapas.
- Pohon menyerap karbon dioksida, salah satu gas rumah kaca yang dapat menyebabkan pemanasan global.
- Pohon membantu menjaga ketersediaan air tanah dengan menyerap air hujan.
- Akar pohon mencegah terjadinya erosi tanah dan longsor.
- Pohon menjadi habitat bagi berbagai jenis hewan.
- Pohon dapat menghasilkan buah-buahan yang bisa dikonsumsi.
c. Hal-hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga kelestarian pohon di sekitar kita antara lain:
- Tidak menebang pohon sembarangan.
- Melakukan reboisasi atau penanaman kembali pohon di lahan yang gundul.
- Merawat pohon yang sudah ada di sekitar rumah atau sekolah.
- Menggunakan produk-produk kertas secara bijak agar tidak banyak pohon yang ditebang untuk produksi kertas.
Soal 5 (IPA/Bahasa Indonesia):
Air adalah sumber kehidupan. Namun, ketersediaan air bersih semakin berkurang.
a. Sebutkan tiga manfaat air bagi kehidupan manusia!
b. Berikan tiga contoh tindakan yang dapat kita lakukan untuk menghemat penggunaan air di rumah!
c. Apa yang akan terjadi jika sumber air bersih semakin berkurang?
Kunci Jawaban 5:
a. Tiga manfaat air bagi kehidupan manusia:
- Untuk minum dan memasak.
- Untuk mandi dan mencuci.
- Untuk irigasi pertanian.
- Sebagai sumber energi (misalnya pembangkit listrik tenaga air).
- Untuk kelangsungan hidup berbagai ekosistem.
b. Tiga contoh tindakan untuk menghemat penggunaan air di rumah:
- Mematikan keran air saat menyikat gigi atau mencuci tangan.
- Mandi secukupnya dan tidak berlama-lama.
- Menggunakan kembali air bekas mencuci beras atau sayuran untuk menyiram tanaman.
- Memperbaiki keran yang bocor.
- Menampung air hujan untuk keperluan tertentu.
c. Jika sumber air bersih semakin berkurang, maka akan terjadi kelangkaan air, kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, gangguan pada pertanian, masalah kesehatan akibat kurangnya air bersih, dan konflik sosial akibat perebutan sumber air.
Menumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan Melalui Tindakan Nyata
Subtema ini tidak hanya berhenti pada pemahaman teori, tetapi juga mendorong siswa untuk mengaplikasikan pengetahuan mereka dalam tindakan nyata. Sikap peduli lingkungan perlu terus dipupuk melalui berbagai kegiatan.
Soal 6 (PKn):
Bayangkan kamu sedang berada di taman kota yang indah. Ada banyak orang yang sedang menikmati suasana.
a. Apa yang akan kamu lakukan agar taman kota tersebut tetap bersih dan nyaman untuk semua orang? Sebutkan minimal tiga tindakan!
b. Mengapa penting untuk menjaga keindahan dan kebersihan tempat-tempat umum seperti taman kota?
c. Jika kamu melihat seseorang membuang sampah sembarangan di taman kota, apa yang akan kamu lakukan? Jelaskan alasanmu!
Kunci Jawaban 6:
a. Tindakan agar taman kota tetap bersih dan nyaman:
- Membuang sampah pada tempat sampah yang tersedia.
- Tidak merusak tanaman atau fasilitas yang ada di taman.
- Mengajak teman atau anggota keluarga untuk menjaga kebersihan taman.
- Tidak mengotori taman dengan makanan atau minuman.
b. Penting menjaga keindahan dan kebersihan tempat umum karena:
- Menjaga kenyamanan bagi pengunjung.
- Menciptakan lingkungan yang sehat.
- Menjaga keindahan kota.
- Mencerminkan kepedulian warga terhadap lingkungan.
c. Jika melihat seseorang membuang sampah sembarangan, saya akan (pilih salah satu atau gabungkan):
- Mengingatkan dengan sopan untuk membuang sampah pada tempatnya.
- Mengambil sampah tersebut dan membuangnya ke tempat sampah.
- Melaporkan kepada petugas kebersihan atau pengelola taman jika situasinya memungkinkan.
- Alasan: Karena menjaga kebersihan taman adalah tanggung jawab bersama, dan tindakan tersebut dapat mencegah taman menjadi kotor serta menginspirasi orang lain untuk berperilaku baik terhadap lingkungan.
Soal 7 (Bahasa Indonesia/Mengarang Singkat):
Buatlah sebuah cerita pendek (minimal 5 kalimat) tentang pengalamanmu menjaga kebersihan lingkungan di sekolah atau di rumah. Cerita tersebut harus mencantumkan kata-kata: sungai, sampah, bersih, dan senang.
Kunci Jawaban 7 (Contoh):
Suatu sore, aku dan teman-teman bergotong royong membersihkan lingkungan di sekitar sungai yang dulu banyak sampah. Kami memunguti sampah plastik dan sampah daun kering. Setelah selesai, sungai kami terlihat bersih sekali. Melihat sungai yang jernih kembali membuat kami merasa senang dan bangga. Kami berjanji akan selalu menjaga kebersihan sungai agar tetap indah.
Penutup: Menjadi Agen Perubahan Lingkungan
Pembelajaran di Subtema 3 "Aku Cinta Lingkungan" pada Kelas 4 Tema 4 ini bertujuan lebih dari sekadar transfer pengetahuan. Tujuannya adalah menanamkan kesadaran, menumbuhkan rasa cinta, dan mendorong tindakan nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan. Dengan memahami konsep lingkungan, jenis sampah, pentingnya menjaga alam, dan menerapkan sikap peduli melalui tindakan sehari-hari, siswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang berkontribusi positif bagi lingkungan di sekitarnya.
Soal-soal di atas hanyalah sebagian contoh materi yang bisa diujikan. Guru dan orang tua dapat mengembangkan soal-soal lain yang relevan dengan kondisi dan lingkungan siswa masing-masing. Yang terpenting adalah bagaimana menumbuhkan kecintaan dan rasa tanggung jawab yang mendalam terhadap lingkungan sejak dini, karena masa depan bumi ini ada di tangan generasi penerus.
Artikel ini telah disusun untuk mencapai panjang sekitar 1.200 kata dengan menyajikan berbagai jenis soal yang mencakup aspek-aspek penting dalam Subtema 3 "Aku Cinta Lingkungan" dari Tema 4 Kelas 4. Semoga bermanfaat!
